ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Ayah dan Bunda, jangan pernah melakukan ini pada bayi anda :
1. Melempar-lemparkan bayi ke udara
Kondisi ini biasanya terjadi pada bayi berusia kurang dari 1 tahun yang bisa mengakibatkan cedera otak parah dan permanen, cedera tulang belakang, pendarahan di mata (pendarahan retina) bahkan hingga kematian.
Jika bayi mengalami guncangan yang keras, maka bisa menyebabkan otak di dalam tengkorak bergerak yang mengakibatkan memar jaringan otak dan merobek pembuluh darah.
Pada umumnya luka yang timbul termasuk pendarahan di sekitar otak, pendarahan di mata dan sumsum tulang belakang serta cedera pada leher. Namun pada beberapa kasus kadang ditemukan adanya patah tulang rusuk atau patah tulang lainnya. Biasanya luka yang timbul akibat sindrom ini tidak langsung terlihat. Tapi beberapa bayi terkadang mengalami muntah atau menjadi lekas marah.
Goyangan ini yang mengakibatkan kerusakan otak serta pendarahan di dalam otak dan pada permukaan otak, sehingga dapat menimbulkan masalah serius pada otak sang bayi, dan dapat mengakibatkan masalah yang berlangsung permanen, seperti :
1. Kerusakan otak
2. Cerebral palsy
3. Kebutaan
4. Epilepsi
5. Kesulitan berbicara
6. Kesulitan belajar
7. Kesulitan koordinasi
8. Serangan jantung
9. Keterbelakangan mental
jika dengan sengaja/tidak sengaja, anda mengguncang-guncang bayi anda, segera bawa bayi anda ke dokter untuk diperiksakan. Pendarahan di dalam otak hanya dapat diobati jika anda segera memberitahukan kepada dokter bahwa anda baru saja mengguncang bayi anda. Cara ini akan menyelamatkan.
Pada beberapa orang anak bahkan dapat menimbulkan kematian. Ini dikenal dengan shaken-baby-syndrome. Kenapa berbahaya?
1. Bayi memiliki kepala lebih besar dibandingkan dengan anggota tubuh yang lain, dan otot lehernya masih lemah. Jika diguncang, kepalanya akan tersentak ke depan dan ke belakang.
2. Sentakan-sentakan itu akan mengguncang otak dan merusaknya.
3. Pembuluh darah kecilnya akan ikut rusak, menimbulkan pendarahan di otak dan sekitarnya, dan juga di mata bayi.
2. Mengagetkan Bayi :
Sekedar Cilukba boleh saja, tapi jangan sampai mengagetkan bayi secara berlebihan! Jika itu terjadi, bayi akan menangis karena terkejut dan bukan tak mungkin mengalami trauma. Kontrol intonasi suara dan ekspresi Anda saat melakukan Cilukba, jangan terlalu lembut juga jangan terlalu kencang dan kasar.
3. Mengayun Bayi :
Menggendong dan mengayun dengan mengibaratkan bayi bagai pesawat terbang dengan menelungkupkannya di atas kedua lengan, biasa dilakukan para Ayah saat berusaha menyenangkan bayi. Padahal, kegiatan tersebut rentan bahaya. Selain dapat mengarah ke perilaku mengguncang bayi dan menimbulkan SBS, jika tak hati-hati dan terlampau kencang mengayun, bayi bisa saja terlempar atau jatuh dari dekapan tangan
4. Menggelitiki Bayi :
Tertawa saat digelitiki bisa jadi hanya merupakan cara untuk mengatasi ketidaknyamanan fisik. Ketika bayi sudah menetapkan batas kemampuan tubuh saat menerima rangsangan, Anda harus memahaminya. Jangan terlena dengan terus menggelitiki. Perhatikan bahasa tubuh anak, hentikan jika ia terlihat tidak nyaman atau jika tertawanya berlebihan. Hati-hati jangan sampai bayi tersedak ketika tertawa.



0 Response to " Ayah & Bunda, Jangan lakukan ini pada kami :( "
Post a Comment