Parenting Tidak Boleh Gagal !!

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Kita semua harus punya ilmu ini. kenapa kita semua ?? karena kita adalah calon orang tua. calon suami, calon istri, calon ayah, calon ibu. 

Kenapa ilmu ini penting untuk kita pelajari ? karena anak yang akan kita besarkan nanti suatu hari akan menjadi seorang suami dan ayah untuk anak-anaknya, akan menjadi seorang istri dan ibu untuk anak-anaknya. kita adalah role modelnya.

Kecenderungannya ia akan bersikap seperti ayahnya sebagai suami. bersikap seperti ibunya sebagai istri. mencari istri yang seperti ibunya ayau suami seperti ayahnya. itulah kenapa kita berhati-hati dalam mendidik anak dan berhati-hati pilih pasangan.
karena pernikahan kita yang sejak kecil mereka lihat, dijadikan sebagai acuan rumahtangga. 

Kemungkinan besar mereka akan meniru sikap kita sebagai orang tua, memperlakukan anak mereka seperti mereka diperlakukan. karena hanya itu yang mereka tau.

Anak sebagai amanah bagi orang tuanya.
anak adalah titipan dari Allah kepada kita. untuk itu sudah menjadi kewajiban kita untuk mendidik anak sesuai dengan yang telah Allah perintahkan. jadi, adalah kesalahan bagi orang tua apabila seorang anak jauh dari ajaran islam.

Anak adalah tabungan amal kita di Akhirat
Seperti telah kita tahu, bahwa selain amal kita di dunia, sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak yang saleh merupakan amalan yang pahalanya akan terus mengalir hingga hari penghitungan kelak. Jadi, mendidik anak sesuai perintah Allah tetaplah merupakan keuntungan bagi diri kita juga pada akhirnya. 

Anak adalah perhiasan bagi orang tua. 
Di satu sisi, ia akan menjadi penghibur di kala lelah dan kesusahan melanda, namun di satu sisi, ia juga dapat menggelincirkan dari jalan Allah. tergantung bagaimana cara kita mendidiknya.

Bagaimana mendidiknya ?

Sebagai orang tua maka sikap dan prilaku kita adalah contoh utama yang akan di ikuti oleh buah hati kita. kita harus dapat mengenalkan kepada anak-anak kita siapa Allah dan mengapa kita wajib taat padaNya. Ketaatan itu tidak karena Allah adalah pencipta, dan pemilik kita, namun karena dengan taat kepadaNya, hidup kita akan menjadi lebih baik dan bahagia. 

Salah satu cara untuk memberikan pendidikan dasar adalah dengan mengajarkan shalat kepada anak semenjak kecil. Dan kemudian mulai memberikan pengertian mengapa kita harus shalat, apa manfaat shalat dan seterusnya.

Jika ingin anak-anak kita bersikap sopan, bertuturkata yang baik, maka kita harus senantiasa bersikap seperti itu sebagai contoh.

Jika ingin anak kita taat kepada Allah, maka kita harus memberi contoh seperti apa orang yang taat kpd Allah itu. Maka dari itu sikap orang tua adalah contoh dan teladan utama bagi anak-anaknya. memang dibutuhkan kesabaran dan kerja keras untuk membesarkan anak-anak agar mampu menerapkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

jika mendidik jangan emosi, membentak dengan suara keras, apa lagi sampai memukul. karena suasana rumah yang positif akan memberikan kesempatan pada anak untuk tumbuh sesuai kepribadiannya.

Jangan memberi Label Buruk
Dosa yang pertama adalah memberikan label buruk pada anak. Secara tidak sadar orang tua sering melontarkan kata-kata yang merendahkan anaknya. Ungkapan “kamu malas, kamu bodoh, kamu tidak bisa diharapkan” adalah hal yang biasa kita temukan dalam keseharian. Orang tua secara tidak langsung memberi cap anaknya dengan cap yang sangat buruk yang mereka sendiri tidak berharap seperti itu. Namun kita adalah apa yang kita dan orang lain labelkan pada diri kita. Jika anak sering mendengar kata-kata yang merendahkan, ia akan hidup dengan membawa rasa rendah diri. 

Jika ia sering diberi cap pemalas, cepat atau lambat dia akan percaya bahwa dirinya memang malas. Bahkan yang lebih parah dia seringkali membuktikan pada sekelilingnya bahwa dia memang anak yang malas. Meski suatu kali dia berperilaku rajin, dia sendiri akan menganggapnya sebuah hal yang kebetulan 

Bayangkan betapa malangnya anak yang tumbuh dengan pikiran negatif seperti ini. Ia akan membawa seumur hidupnya label buruk pada dirinya tersebut. Padahal yang dibutuhkan seorang anak adalah kata-kata yang menyemangati dan membesarkan hatinya. Bukan sebaliknya

Jangan Membandingkan
Ini dosa lain yang tidak kalah berbahayanya bagi perkembangan anak. Orangtua teramat sering membandingkan salah seorang anaknya dengan saudaranya yang lebih baik atau anak tetangga yang lebih berprestasi. Kita bisa bayangkan anak yang selalu dibandingkan dengan saudaranya yang menurut kita lebih baik. Ia akan hidup dalam perasaan tidak diterima oleh orang tuanya sendiri. Jika anak merasa seperti itu, dimana lagi mereka bisa berharap akan diterima. Sebab, orang yang tidak bisa bahagia di tengah keluarganya sendiri, maka dia tidak akan pernah bisa bahagia dimanapun. Kalau pun dia mencoba mencari sumber kebahagiaan di tempat lain. Sebab ia tidak pernah memperolehnya di rumah sendiri.

Semoga kita semua bisa menjadi orang tua yang bijak. aamiin :)


Ibu yg shaleha itu in syaa Allah akan terlihat cantik bagaimanapun rupanya.
Tapi ibu yg cantik belum tentu shaleha bagaimanapun "polesannya" -indadari


"Kita tidak bisa memilih ingin dilahirkan oleh orang tua seperti apa, tapi kita bisa memilih ingin menjadi anak yang seperti apa."



Saya menulis ini untuk diri saya sendiri. agar saya bisa terus mengingat, belajar, dan membaca nya. karna saya lah madrasah dan sekolah pertama untuk anak2 saya nanti.





Semoga tulisan & blog ini bisa sampai puluhan tahun agar anak2 saya kelak bisa membaca nya. hehehe..

Calon anak2ku :

Aku lebih bangga memliki putra & putri yang hatinya tidak terpaut oleh dunia, yg selalu aku doakan agar menjadi anak yg soleh & soleha. aku tidak akan memintamu menjadi pribadi seperti anak lain yg pintar menyanyi, main musik, dll. karna dunia tidak akan membuatmu bahagia. cukuplah untuk menjadi anak yg sederhana dengan ketaatan mu kpd Allah dan Rasul-Nya. cukuplah memudahkan orang tua mu menuju surga, dengan ibadah yang istiqomah, dengan menutup auratmu, dan doa-doamu untuk orang tuamu. sungguh aku lebih bangga kamu menjadi anak yang soleh dan soleha. :) :)








ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to " Parenting Tidak Boleh Gagal !! "

Post a Comment